Soempah Pemoeda

Danu Kusumawardhana

Lahir di Medan, pada tanggal 3 November 1990, Danu Kusumawardhana merupakan alumni FMIPA UGM angkatan 2009. Sempat menjadi seorang Automation Engineer sebuah perusahaan di Bandung, namun jiwa enterpreneurship-nya lah yang membuatnya kini memilih menjadi wirausahawan muda di Yogyakarta. Passion musik dan latar belakang pendidikan sains menyatu pada bisnis yang kini digelutinya dengan menciptakan produk alat musik gesek elektrik berlabel ‘Paxton Electric String Instrument’. Kini produk Paxton telah dikenal dan digunakan banyak pemain biola di Indonesia, bahkan Paxton telah masuk dalam top 30 produk wirausaha kreatif potensial dalam sebuah ajang kompetisi wirausaha bergengsi se-Indonesia di tahun 2017 lalu. 
 
Selama masa kuliahnya di UGM, Danu aktif di organisasi mahasiswa Gadjah Mada Chamber Orchestra (GMCO) sebagai pemain biola serta pengurus harian, dan dari sana lah bakat musiknya menggaung bersama teman-teman musikademia Gadjah Mada. Selama masa aktifnya di GMCO, banyak konser berkesan yang diikuti seperti agenda rutin  Annual Grand Concert GMCO (2011-2015), konser Nyanyian Negeriku bersama Singgih Sanjaya (2011), konser Life, Passion, & Music bersama Prof. Adi Utarini (2018). Bersama salah satu mantan ketua GMCO, Radhi Kartowisastro, Danu berinisiatif mengadakan 2 konser instrumental secara independen bertajuk ‘ Sheila Sanjaya-Danu Kusuma & Friends’ pada tahun 2014 ; dan konser ‘The Book of Life’ pada tahun 2015 yang merupakan konser kolaborasi Musik-Tari-Teater-Video yang keseluruhan tim produksi dan penampilnya adalah mahasiswa UGM aktif saat itu.
 
Saat ini Danu juga mulai memadatkan aktifitas musik bersama sahabat-sahabatnya melalui grup musik instrumental Vord Electric String Quartet, dan band folk alternatif Tashoora. Pernah menjadi bintang tamu di program televisi NET. ‘Indonesia Morning Show’ bersama Vord quartet, dan juga menjadi salah satu grup penampil dalam event musik internasional Java Jazz 2018 bersama Tashoora band.

Please Login to Comment.