Demam berdarah: Nyamuk ‘modifikasi’ terbukti kurangi kasus demam berdarah dengan ‘signifikan’ di Yogyakarta

Sebuah studi mendapati bahwa menyuntikkan bakteri Wolbachia ke nyamuk penyebab demam berdarah, atau Aedes aegypti, dapat mengurangi tingkat infeksi demam berdarah pada manusia.

Hasil uji coba dari studi tersebut mendapati bahwa jumlah kasus demam berdarah di sejumlah area di Kota Yogyakarta, yang menjadi tempat pelepasan nyamuk dengan bakteri Wolbachia, turun 77% jika dibandingkan dengan area yang tidak diintervensi oleh nyamuk yang sudah ‘dimodifikasi’ tersebut.

Selengkapnya

Please Login to Comment.